“INOVASI BADAN POM UNTUK MELAYANI ANDA”

11-02-2015 Hukmas Dilihat 2231 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Tujuan Reformasi Birokrasi di BPOM secara umum yaitu kinerja birokrasi Badan POM menjadi lebih efektif dan efisien melalui pendekatan yang sistematik untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang baik dan menciptakan aparatur Negara yang bersih, profesional dan bertanggung jawab serta selalu menghasilkan berbagai inovasi dalam rangka memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat/publik.

 

“Sejalan dengan tujuan Reformasi Birokrasi Badan POM dan sesuai nawa cita ke-2 yaitu membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya (membangun transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintah) dan nawa cita ke-5 yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia (pembangunan kesehatan khususnya pelaksanaan program Indonesia sehat), Badan POM senantiasa memperkuat Sistem Pengawasan Obat dan Makanan (SisPOM) secara komprehensif dan konsisten dengan arah kebijakan yang ditetapkan”. Demikian disampaikan Kepala Badan POM, Roy Sparringa dalam sambutannya di hadapan Menko PMK, Puan Maharani, dan Menteri Kesehatan, Nila F. Moeloek, serta undangan lainnya pada acara Peluncuran Program Inovasi Kinerja Badan POM, Rabu, 11 Februari 2015 di kantor Badan POM.

 

“Salah satu upaya perkuatan SisPOM tersebut diwujudkan dengan peluncuran beberapa inovasi terkait penyediaan informasi yang obyektif, independen, valid, dapat dipercaya, dan mudah diakses oleh masyarakat”, lanjut Roy Sparringa. Beberapa inovasi tersebut antara lain aplikasi “IONI versi mobile”, aplikasi “Ayo Cek Gizi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) versi desktop dan android”, serta aplikasi “E-SiAPIk (Sistem Aplikasi Persetujuan Iklan)”. Ketiga aplikasi tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat dan pelaku usaha dalam mendapatkan informasi terkait Obat dan Makanan.

 

Aplikasi “Ayo Cek Gizi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) versi desktop dan android” diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait kandungan zat gizi pada Pangan Jajanan Anak Sekolah. Sementara itu, “Aplikasi E-SiAPIk” merupakan pengembangan dari kegiatan pengawasan iklan obat sebelum beredar. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi terkait proses persetujuan iklan obat yang sedang diajukan karena informasinya dapat diakses secara online. Selain itu juga dilaksanakan Pekan Ilmiah Inovasi dan Riset Badan POM, yang bertujuan untuk membudayakan budaya inovasi di lingkungan Badan POM dan untuk menegaskan bahwa Badan POM sebagai organisasi yang mengutamakan Ilmu Pengetahuan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan dan pelaksanaan program/kegiatan (scientific based organization) serta mendukung pengelolaan knowledge management untuk mewujudkan Badan POM sebagai organisasi pembelajar (learning organization).

 

Pada kesempatan ini, Badan POM juga memberikan penghargaan kepada Media Massa dan stakeholder, sebagai bentuk apresiasi kepada mitra kerja atas partisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan pengawasan Obat dan Makanan. “Badan POM tidak dapat bekerja sendiri, karena itu, Badan POM berkomitmen untuk tetap melakukan yang terbaik untuk masyarakat dengan tetap berkoordinasi dengan lintas sektor terkait”, ujar Roy. (HM-16)

 

 

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat

 


Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana